|
|
|
|
|
Rikaaz

Rikaaz adalah harta terpendam dari zaman purbakala atau biasa disebut Harta Karun. Termasuk didalamnya barang (harta) yang ditemukan atau tidak ada pemiliknya.

 

Rezeki tak terduga dan undian (kuis) berhadiah

 

Harta yang diperoleh sebagai rezeki nomplok (tanpa usaha), atau memperoleh hadiah (yang tidak mengandung unsur judi), merupakan salah satu sebab dari kepemilikan harta dan dapat diqiaskan dengan harta temuan (luqathah) atau Rikaaz

Maka apabila perolehan harta tersebut mencapai nishab (sekitar 85 gr emas), maka wajib zakat atas harta tersebut sebesar 20% yang harus dikeluarkan pada saat memperolehnya, setelah dikurangi biaya atau pajaknya.

Contoh :

Fulan memperoleh hadiah undian umrah dari sebuah acara di televisi swasta, berupa voucher senilai Rp 20.000.000 dengan pajak undian ditanggung pemenang. Maka perhitungan zakatnya adalah sbb :
























Nilai hadiah   Rp 20.000.000
Pajak (20% X 20.000.000)         Rp  4.000.000
Total penerimaan   Rp 16.000.000
Zakat (20% X 16.000.000)   Rp  3.200.000

 

Nishab

Infaq/Shadaqah

Zakat Fitrah

Zakat Emas/Perak

Zakat Perdagangan

Zakat Pendapatan

Zakat Pertanian/Perkebunan

Zakat Perternakan/Perikanan

Zakat Pertambangan

Rikaaz

Pertanyaan


BOLEHKAH ZAKAT PERTANIAN DI JUAL OLEH AMIL KEMUDIAN DIBERIKAN UANG KEPADA MUSTAHIK..DIMANA DALAM PENJUALAN BELUM SE IZIN MUZAKKI



Kirim Pertanyaan


 
  • Bank Mandiri Syariah
    No. Rek. 431.0002.29.9

  • BRI Unit Meureudu
    No. Rek. 3970-01-000174-30-4

  • Bank Aceh Cabang Meureudu
    No. Rek. 085.01.02.590109-2
    No. Rek. 085.01.02.590110-9

 
 
Copyright © 2011. Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya - All Rights Reserved
Jalan Iskandar Muda (Kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya)
email : admin@baitulmalpidiejaya.or.id